Relawan Tagana Pangandaran Antisipasi Bencana Saat Musim Hujan dengan Langkah Sigap

      Comments Off on Relawan Tagana Pangandaran Antisipasi Bencana Saat Musim Hujan dengan Langkah Sigap

Relawan Tagana Pangandaran Antisipasi Bencana Saat Musim Hujan dengan Langkah SigapPangandaran antisipasi bencana saat musim hujan dengan mengerahkan relawanTagana untuk bersiaga 24 jam. Sejak tiga hari terakhir, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur hampir seluruh Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Masyarakat diminta untuk waspada dengan berbagai bencana yang berpotensi terjadi saat musim hujan. Jika hujan berintensitas tinggi terus terjadi, dikhawatirkan akan menyebabkan beberapa bencana alam, seperti tanah longsor dan banjir.

Situasi Terkini Pangandaran Antisipasi Bencana Saat Musim Hujan

Sebagaimana dilansir dari harapanrakyat.com, relawan Tagana (Taruna Siaga Bencana) telah bersiaga di beberapa titik yang berpotensi terjadi bencana. Bersinergi dengan masyarakat setempat, relawanTagana mengantisipasi banjir yang terjadi di beberapa tempat di Pangandaran guna meminimalisir korban dan kerugian yang ada.

  1. Pernyataan Ketua RelawanTagana

Nana Suryana selaku Ketua RelawanTagana Kabupaten Pangandaran menyebutkan beberapa waktu terakhir, hujan telah mengguyur hampir seluruh wilayah kabupaten. Pangandaran antisipasi bencana saat musim hujan merupakan langkah tanggap bencana yang bisa diupayakan untuk mencegah dan meminimalisir kerugian.

Nana juga mengatakan bahwa banjir telah terjadi di sejumlah daerah, salah satunya Dusun Bojongsari, sebagai akibat hujan deras beberapa hari lalu. Banjir tersebut terjadi akibat meluapnya Sungai Cikidang. Arus sungai terlalu deras dan tidak mampu menampung air hujan yang volumenya terlalu banyak, sehingga meluap.

RelawanTagana telah melakukan antisipasi berupa pengerukan material pasir yang terdapat di muara sungai. Hal ini untuk mencegah pendangkalan di sungai, sehingga saat hujan deras terjadi air bisa tertampung dan tidak sampai meluap ke daratan.

  1. RelawanTagana Antisipasi Bencana Musim Hujan

RelawanTagana Pangandaran antisipasi bencana saat musim hujan salah satunya dengan melakukan langkah pencegahan dan penanganan. Guna antisipasi bencana akibat curah hujan tinggi, relawanTagana mengambil langkah pencegahan dengan cara mempersiapkan peralatan mitigasi bencana.

Nana Suryana menyebutkan bahwa timnya telah bersiaga selama 24 jam sehingga siap sedia kapan pun dibutuhkan. Tim recueTaganaPangandaran bahkan telah mempersiapkan berbagai macam peralatan yang dibutuhkan untuk penanganan bencana, seperti perahu karet, pelampung, tambang, perkakas, tenda untuk pengungsian, dan sebagainya.

Tim rescue juga mempersiapkan armada dapur umum jika memang nantinya diperlukan untuk men-supplay kebutuhan logistik dan makanan bagi tempat-tempat yang mengalami bencana akibat musim hujan. Dapur umum juga bisa digunakan sebagai tempat menampung bantuan dari luar daerah jika memang nantinya situasi yang lebih buruk terjadi. Segala kemungkinan terburuk harus diantisipasi dan ditemukan langkah penanganan yang tepat.

Peralatan untuk langkah penanganan bencana telah disiapkan di dua posko siap siaga, yakni posko MakoParigi dan posko MakoPangandaran. Alasan diletakkan di dua posko tersebut adalah untuk memudahkan jangkaun tim Tagana apabila nantinya bencana terjadi pada lokasi yang berbeda. Posko tersebut dianggap yang paling strategis dijangkau dari daerah lain, sehingga diharapkan memudahkan akomodasi relawanTaganaPangandaran dan tim rescue lain.

  1. Upaya RelawanTagana Bersiaga di Beberapa Titik

Upaya lain yang dilakukan tim relawanTagana Pangandaran antisipasi bencana saat musim hujanadalah bersiaga selama 24 jam di beberapa titik yang potensial terjadi bencana. Nana menuturkan bahwa hingga saat ini telah ada 60 anggota relawanTaganaPangandaran yang menyebar di 10 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Pangandaran.

Nana juga menambahkan bahwa relawanTagana akan bekerja sama dengan warga setempat untuk mengantisipasi bencana yang diperkirakan terjadi. 10 anggota TaganaPangandaran yang tersebar akan merespon peristiwa alam sekecil apapun untuk dilaporkan dan ditangani lebih lanjut.

Selain itu, relawanTagana juga akan siap siaga membantu warga yang daerahnya dilanda bencana. RelawanTagana telah mendapatkan edukasi sebagai bekal untuk memahami soal kebencanaan. Masing-masing tim relawan juga harus cepat melaporkan pada Tagana Kabupaten untuk bisa mendapatkan penanganan mitigasi bencana lebih lanjut.

Curah hujan tinggi yang mengguyur suatu daerah secara berkepanjangan berpotensi menimbulkan beberapa bencana alam. Jika tidak diantisipasi sejak dini, ada kemungkinan memakan korban harta hingga korban jiwa. Oleh karena itu, perlu langkah mitigasi yang tepat sebelum bencana dan penanganan saat terjadi bencana, sebagaimana yang dilakukan relawanTagana Pangandaran antisipasi bencana saat musim hujan.